Berita Pilihan

Heritage Performing Art “NYE MONYEAN MADURA”

Suksesi pemeritahan, baik berupa Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) tingkat Kota/Kabupaten dan Provinsi maupun Pilpres (Pemilihan Presiden) tingkat nasioal adalah suksesi pemerintahan yang dilangsungkan secara periodik, yakni lima tahuan. Setiap tahun bakal berlangsung Pilkada ataupun Pilpres, sebagimana halnya Pilkada Kota/Kabupaten dan Provinsi tahun 2018 pada bulan Juni 2018 mendatang.

Sumber Foto oleh Redy Eko Prastyo

Untuk kepentingan itu, KPU Jawa Timur sebagai penyelenggara Pemilu (Pemilihan Umum) melaksanakan ikhiar untuk mensosialisasikan perhelatan yang segera dilangsungkan, yang antara lain dilaksanakan di Sumenep.

Pementasan seni-pertunjukan dipertimbangkan sebagai tepat untuk didayaguakan sebagai wahana bagi sosialisasi itu, dengan pengharapan bahwa Pilkada Kota/ Kabupaten dan Provinsi mendatang berlangsung dengan tertib, aman, demokratis dan membuahkan pilihan – yakni kepala daerah – yang amnah bagi penyelenggaraan pemerintahan serta pemajuan daerah untuk lima tahun ke depan.

Sumber Foto oleh Redy Eko Prastyo

 

Sosialisasi Pilkada 2018 di LAPANGAN KESENIAN GOTONG ROYONG SUMENEP pada Minggu malam, tanggal 13 Mei 2018 diselenggarakan dengan mengambil “spirit” gapura Labang Mesem berupa ruang NYE MONYEAN MADURA, dalam bentuk ‘Heritage Performing Art’. Sengaja Gapura Labang Mesem dijadikan spirit, dengan antara lain mempertimbangkan makna kata ‘mesem (senyum, smile)’ pada unsur sebutannya.


Dalam konteks Pilkada, seyumam dapat dijadikan unsur penyampaikan pesan, yakni ‘laksanakan Pilkada mu dengan senyuman’, atau menjadi semacam ‘smiling sucsesion’. Memulih dengan gemibira (baca ‘tersenyum’), tersenyum bila memperoleh kemenangan sebaliknya menerima realitas kekalahan dengam senyuman (kelapangan hati) pula. Senyuman adalah kata kunci untuk mengeleminir kejadian buruk, baik sebelum, selama atau pasca Pilkada.

Selain itu, pilihan spirit sosialisasi yang ditimba dari makna gapura (labang = lawang = pintu) bernama Labang Mesem menyiratkan pesan bahwa Pilkada adalah ‘pinitu masuk’ bagi suksesi pemeritahan periodik. Merupakan pintu pula bagi perubahan ataupun kesinambungan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembagunan pada lima tahun kedepan.

Simak Video Berikut:

Dengan pemaknaan yang demikian, niscaya Pilkada bakal merupakan ritus suksesi pemeritahan yang insya Allah bermakna.
Mator Sakalangkong

Abstraksi tentang ruang Heritage Labeng Mesem Sumenep oleh:

Dwi Cahyono (Sejarawan UM)

Comments
To Top