Berita Pilihan

5 Hal yang Patut Kita Waspadai dari Telepon Misterius +242

Telepon misterius dari nomor berawalan +242 sedang ramai diperbincangkan masyarakat. Panggilan ini ternyata modus penipuan baru yang memanfaatkan layanan premium call internasional. Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menghimbau masyarakat untuk waspada. Berikut ini fakta dan informasi penting terkait modus penipuan ini:

1. Pancingan dari Premium Call Internasional

“Ini kan semacam pancingan ya, artinya ada pihak di luar negeri sana, apakah itu orang per orang atau memang dari perusahaan semacam premium call di luar negeri mencoba memancing ke pelanggan Indonesia dengan cara miss call,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Noor Iza kepada NET.

Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Noor Iza. (NET/Editya Wahyu)

2. Jika Ditelepon Balik, Pulsa Tersedot

Panggilan berawalan +242 memang berniat tidak sampai diangkat oleh nomor yang mereka panggil. Mereka hanya memancing pengguna telepon di Indonesia agar tertarik untuk menelpon balik. Caranya dengan menekan nomor yang telah melakukan misscall tadi.

Jika telepon balik ke nomor +242 benar dilakukan, maka penelpon akan terkena charge internasional dan tarif premium call.

3. Waspada Kode Area Asing

Kemenkominfo menghimbau pengguna telepon di Indonesia untuk hati-hati apabila ada panggilan dengan prefiks atau awalan +242. Belakangan, kode ini ternyata berasal dari Kongo, salah satu negara di benua Afrika.


Tentu saja untuk kode-kode area yang familiar tetap aman untuk diangkat. Misal awalan +62 yang merupakan kode domestik Indonesia. Lalu kode area +6222 untuk wilayah Bandung, +6221 untuk wilayah Jakarta, dan +62274 untuk wilayah Yogyakarta.

Kemenkominfo menghimbau masyarakat waspada pada panggilan berkode +242. (NET/Editya Wahyu)

4. Cross Check Lewat Internet

Kemenkominfo mempunyai tips buat masyarakat yang ingin mengetahui detail nomor asing yang masuk. Ketik saja nomor asing tersebut ke internet, maka akan bisa diketahui kumpulan nomor-nomor premium call atau nomor telepon liar.

Artinya internet bisa jadi alat cross check. Jika masyarakat menerima telepon yang tidak dikenal prefiks-nya, lebih baik tidak usah diangkat terlebih dulu. Masyarakat bisa memeriksa nomor tersebut di internet.

5. Pernah Terjadi di Negara Lain

Kejadian missed call besar-besaran pernah melanda Jepang, 2002 silam. Operator telepon seluler Jepang sampai kewalahan. Sejak itulah, mulai populer istilah Wangiri. Wangiri sendiri artinya “panggilan tak terjawab”.

Wangiri merupakan modus penipuan yang menyasar pengguna ponsel secara random atau acak. Pelaku langsung membuat ribuan panggilan acak ke nomor ponsel di berbagai negara hanya dengan sekali dering. Tak Cuma di Jepang, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat pun pernah menjadi sasaran telepon misterius ini.

CHELZEA VERHOEVEN | EDITYA WAHYU

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

Comments
To Top