Berita Pilihan

BMKG: Ada Siklon Tembin, Waspada Hujan Deras hingga Angin Kencang

BMKG: Waspada Dampak Siklon Tembin di Filipina

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut siklus tropis Kai-Tak di Filipina sudah mulai punah. Namun, BMKG meminta warga waspada terhadap timbulnya siklon tropis Tembin di Samudera Pasifik yang akan berdampak pada cuaca di Indonesia.

“Diperakirakan dalam 6 (enam) jam kedepan Eks-Siklon Tropis KAI-TAK sudah akan punah, sehingga tidak lagi berdampak pada kondisi cuaca di Indonesia. Namun demikian kondisi gelombang tinggi diperakirakan masih akan terjadi di beberapa wilayah di Laut Cina Selatan, Selat Karimata dan sekitarnya,” kata Deputi Meteorologi BMKG Mulyono Hadi Prabowo dalam keterangannya, Jumat (22/12/2017).

BMKG: Waspada Dampak Siklon Tembin di Filipina

BMKG: Waspada Dampak Siklon Tembin di Filipina

Mulyono menyebut saat ini siklon tropis Tembin masih aktif dan mulai meningkat intensitasnya dibandingkan kemarin. Saat ini siklon tropis tembin berada 7.7 °LU 125.6 °BT, atau sekitar 737 km utara-timur laut Manado, Sulawesi Utara, dengan tekanan minimum dan kecepatan angin maksimum di pusat sistemnya mencapai hingga 992 hPa dan 50 knot.

“Siklon Tropis TEMBIN diprediksi akan melemah dalam 12 jam kedepan diakibatkan dari posisinya saat ini yang memasuki daratan Filipina bagian selatan, namun pada 24 hingga 72 jam kedepan siklon tropis ini akan kembali menguat seiring dengan pergerakannya ke barat-barat laut dan memasuki Laut Cina Selatan barat daya Filipina,” jelas Mulyono.

Ia menambahkan dampak tidak langsung yang ditimbulkan siklon tropis Tembin dan eks siklon tropis Kai-Tak akan mengakibatkan sejumlah daerah di Indonesia diguyur hujan. Sementara bagian wilayah lainnya mengalami angin kencang dan gelombang tinggi.


“Potensi hujan sedang- lebat di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara. Potensi angin kencang di Gorontalo dan Sulawesi Tengah,” urainya.

Baca Juga:  Gamelan Indonesia Sukses Memikat Warga Selandia Baru

“Potensi gelombang dengan tinggi gelombang 4.0 – 6.0 meter di Laut Cina Selatan, Laut Natuna Utara, Perairan utara Kep.Anambas. Kemudian potensi gelombang dengan tinggi gelombang 2.5 – 4.0 meter di Perairan Kep. Natuna, Laut Natuna timur Kep. Anambas, Perairan utara Kep. Sangihe, Perairan Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan utara P. Halmahera. Potensi gelombang Tinggi 1.25 – 2.5 meter di Perairan utara Bangka Belitung, Selat Karimata, Perairan selatan Sulawesi Utara, Perairan Bitung – Manado, Perairan utara Sulawesi, Laut Sulawesi, Laut Halmahera,” imbuh Mulyono.

Mulyono mengatakan siklon tropis Tembin ini akan bertahan hingga 2-3 hari ke depan. Ia mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati dengan perubahan cuaca akibat siklon tersebut.

“Diperakirakan Siklon Tropis TEMBIN masih akan bertahan dalam dua hingga tiga hari ke depan. Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang pohon tumbang dan jalan licin,” terangnya.
(ams/fjp)

Sumber: Detik.com

Comments
To Top