Berita Pilihan

Mulai Februari 2018, Browsing Pakai Chrome Lebih Nyaman

Jika Anda merasa terganggu dengan banyaknya iklan di situs internet saat browsing, maka Anda tidak sendiri. Kabar baiknya, Google bakal memblokir iklan-iklan mengganggu dalam browser Chrome di versi desktop maupun mobile.

Mulai 15 Februari 2018, Chrome akan membasmi iklan-iklan yang masuk dalam kategori mengganggu. Iklan yang masuk dalam kategori mengganggu seperti iklan yang memutar video dan suara secara otomatis, iklan yang memenuhi layar dan tak kunjung hilang, serta iklan mobile animasi dan flash.

Sundar Pichai, senior vice president of Chrome and Apps at Google Inc., speaks during the Google I/O conference in San Francisco, California, U.S., on Thursday, June 28, 2012. Google Inc., owner of the world's most popular search engine, unveiled a cloud-computing service for building and running applications to help woo customers and challenge Amazon.com Inc.'s Web Services. Photographer: David Paul Morris/Bloomberg via Getty Images

Sundar Pichai, senior vice president of Chrome and Apps at Google Inc., speaks during the Google I/O conference in San Francisco, California, U.S., on Thursday, June 28, 2012. Google Inc., owner of the world’s most popular search engine, unveiled a cloud-computing service for building and running applications to help woo customers and challenge Amazon.com Inc.’s Web Services. Photographer: David Paul Morris/Bloomberg via Getty Images

Google Chrome memberikan tenggat waktu selama 30 hari bagi para pemililk situs dan pengiklan sebelum diblokir oleh Chrome.

Jika situs diblokir, pemilik situs atau pengiklan bisa meminta Google untuk meninjau ulang, apakah iklan yang mengganggu sudah dibenahi atau belum, seperti dirangkum KompasTekno dari Android Authority, Kamis (21/12/2017).

Tidak semua iklan akan dihapus Chrome. Hanya iklan-iklan yang dianggap mengganggu kenyamanan pengunjung situs sesuai dengan standar yang dibuat Koalisi untuk Iklan yang lebih baik (Coalition for Better Ads).


Koalisi ini beranggotakan kelompok pengiklan digital dunia, dan biro iklan interaktif (Interactive Advertising Bereau). Mereka memiliki visi untuk menjembatani kepentingan penerbit iklan, pemilik situs, dan kenyamanan peselancar internet yang tidak ingin terganggu dengan banyaknya iklan.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah, mengingat banyak pengguna browser yang memasang fitur pemblokir iklan buatan pihak ketiga. Add-on Ad Blocker itu dipandang tidak sehat bagi keberlangsungan internet terbuka, karena membasmi semua jenis iklan yang muncul.

Penulis: Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor: Reska K. Nistanto
Sumber: Android Authority

Comments
To Top