Berita Pilihan

Kementerian Perhubungan Setujui Pembangunan Bandara Tulungagung

Gambar Ilustrasi

Kementerian Perhubungan menyetujui rencana pembangunan bandara baru di Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Dengan pembangunan bandara baru ini peningkatan perekonomian di daerah pesisir selatan terutama di Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Ponorogo dan Pacitan diharapkan segera terwujud.

Studi kelayakan yang dilakukan tim dari kementerian perhubungan menunjukan kawasan Campurdarat dinilai sangat aman dan layak untuk bandara baru,” kata Soekarwo Gubernur Jawa Timur, Kamis (12/1/2017).

Lokasi yang rencananya digunakan sebagai bandara juga telah dicek dan disetujui. Soekarwo juga memastikan, Tulungagung juga sudah masuk zona aman terbang pangkalan militer Madiun.

Sebelumnya, rencana pembangunan bandara akan dilakukan di Pacitan atau Trenggalek, saat itu Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden yang asli Pacitan yang mengusulkan. Namun kedua daerah ini dinilai masuk ke dalam zona udara latihan tempur Lanud Iswahyudi Madiun sehingga rencana pembangunan bandara sipil akhirnya digeser ke wilayah Tulungagung.

Soekarwo juga mengatakan, rencana pembangunan bandara yang akan dilakukan oleh PT Gudang Garam di wilayah Kediri juga tidak akan mengganggu rencana pembangunan bandara di Tulungagung ini.


Sementara itu terkait rencana ini pada tahun 2017, Kementerian Perhubungan juga sudah mulai melakukan detail engginering desain (DED). Membangun bandara memang tidaklah mudah dan tidak sekadar memilih tempat, namun menyangkut keamanan penerbangan sehingga Kemenhub akan detail dan sangat ketat untuk urusan ini.

Kemungkinan pembangunan fisik bandara Tulungagung paling cepat baru akan bisa dimulai dua tahun mendatang,” ujarnya.

Jika sudah terbangun, Bandara Tulunggung rencananya akan dikelola mandiri oleh Dinas Perhubungan seperti yang kini dilakukan terhadap Bandar Udara Abdurahman Saleh di Malang. (fik/ipg)

sumber: suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah

Baca Juga:  Demo Siswa di SMAN 1 Mojosari Mojokerto
Comments
To Top