Berita Pilihan

IndonesianCloud ditunjuk oleh Red Hat sebagai service provider

IndonesiaCloud Computing

Jakarta – Penyedia solusi open source global, Red Hat, telah menunjuk IndonesianCloud sebagai penyedia layanan solusi dan ekosistem teknologi informasi Red Hat di Indonesia.

Sebagai partner dari Certified Cloud and Service Provider dari Red Hat, IndonesianCloud memberi kesempatan kepada para pelanggannya untuk menggunakan solusi ini denga skema pay-as-you-go, kata IndonesianCloud dalam siaran persnya, Jumat.

Skema itu sesuai dengan nature dari cloud computing yang tidak membutuhkan investasi di depan dan menghilangkan semua risiko finansial bagi bisnis ketika mencoba inisiatif online baru.

Status Certified Cloud and Service Provider dari Red Hat yang diberikan kepada IndonesianCloud adalah hasil dari proses validasi panjang yang dilakukan oleh tim dari Red Hat.

Setiap penyedia layanan yang ingin mendapatkan status ini, kata IndonesianCloud, harus memenuhi syarat-syarat pengujian dan sertifikasi yang diperlukan untuk menunjukkan bahwa mereka dapat memberikan sistem yang aman, memiliki skalabilitas, mendukung dan konsisten dalam penggunaan cloud enterprise.


“Salah satu kunci untuk meningkatkan proses bisnis dan efisiensi operasional perusahaan adalah dengan menerapkan solusi berbasis cloud yang dirancang dengan benar sehingga membantu untuk memenuhi peningkatan permintaan yang diperlukan oleh bisnis kepada sistem IT,” kata CEO IndonesianCloud Reza Kertadjaja.

“Dengan berkembangnya cloud computing sebagai bagian penting dalam teknologi enterprise di seluruh Indonesia, kami gembira dapat bekerja sama dengan Red Hat untuk memberikan customer solusi teknologi yang memiliki skalabilitas, handal, dan efektif dalam hal biaya.”

COO IndonesianCloud, Damien Wong, Vice President, General Manager of Red Hat ASEAN mengungkapkan kegembiraannya atas kerja sama dengan IndonesianCloud sebagai Certified Cloud and Service Provider dan dengan bangga memasukkan IndonesianCloud untuk tergabung ke dalam ekosistem Partner Red Hat secara global.
Sumber: AntaraNews – Editor: Aditia Maruli

Baca Juga:  Dampak Dahsyat 5G, dari Baterai Hingga Ekonomi
Comments
To Top