Artikel dan Tulisan

Apa yang Salah Acara TV Kita?

matikan tv sekarang juga
Onokopo.com

Banyak orang yang acara tvyang beranggapan bahwa acara TV sekarang kurang berkualitas, kurang mendidik, dan kurang pantas untuk dilihat oleh sebagian tontonan. Mengapa? Karena acaranya tidak jelas, acara yang berbalut komedi namun yang dipertontonkan tingkah konyol pembawa acaranya. Game yang tidak jelas alurnya dan bersifat menjatuhkan karakter lawan main. Membicarakan aib seseorang, bermesraan saat acara live, acara resepsi yang disajikan secara umum layaknya acara resepsi seorang raja, atau tontonan kaula muda dengan segenap keseharian yang mengatasnamakan “GAUL”  namun sebenarnya kurang baik untuk dicontoh. Dan itu-itu saja.

Masih ingat acara tersanjung, jika ingat kemungkinan kita seumuran. Hehehe. Tersanjung dari 1-7 tidak ada akhir cerita yang jelas, dan sebagian dari kita dan orang tua kita rela mengungsi atau numpang ke rumah tetangga untuk menyaksikan senetron favorit mereka ( karena di rumah tidak punya tv).  Acara sinetron hari ini jalan cerita mengadobsi sinetron jaman dahulu, majikan yang jahat kepada pembantunya, metua jahat kepada menantunya atau sebaliknya, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, amnesia, ya itu-itu saja. Kemungkinan stasiun tv ini ingin mengembalikan kejayaan TERSANJUNG jaman dahulu ke jaman sekarang. Sampai ada stasiun tv yang sengaja export sinetron dengan jalan cerita sama persis dengan sinetron Tersanjung. Kemungkinan stasiun tv ini gak punya modal buat film sendiri, ya saya gak tau juga.

pendidikan moral

Ada lagi yang lebih berbahaya, sinetron yang ditunjukkan kepada anak muda. Saya menyoroti bahwa film ini memang kurang baik, karena menyajikan kebiasaan yang bisa di tiru oleh anak muda jaman sekarang, bandel, naik mator tanpa helm, ngeGeng, menindas orang lemah, berpakaian serba ketat dan suka balapan. Dan anehnya lagi dia bandel, tidak pernah belajar tapi dia pinter, gimana caranya ( itu hanya ada disinetron). Jika dilihat terus menerus oleh kaula muda, secara tidak sadar masuk ke dalam alam bawah sadarnya, setelah itu menjadi inspirasi yang harus ditiru. Wajar jika banyak anak-anak yang bersikap selayaknya sinetron. Terus siapa yang disalahkan?

Jawabannya ALL ( semuanya).  Menurut saya ada 2 hal yang salah dan harus dibenahi:

  1.     Pemirsa

matikan tv sekarang jugaPemirsa atau penonton acara tv atau bisa juga disebut penikmat acara tv. Perlu di ingat bahwa yang namanya stasiun tv itu bentuknya komersial  atau menjual produk. Yang mereka fikirkan hanya untung, dapat pemasukan untuk membiayai operasional stasiun tv, gaji karyawan dan memperkaya pemiliknya. Mereka menjual produk yang berupa tontonan atau hiburan, jika produknya disukai tentunya menghasilkan pemasukan bagi perusahaan, kalau sudah begitu produknya akan dipertahakan dan akan selalu muncul di layar kaca.

Ambil saja salah satu Sinetron itu sempat banyak diprotes lantaran isinya kurang baik untuk para anak sekolah. Namun mengapa masih dipertahankan? Karena masih banyak yang ingin nonton, yang menentang masih kalah jumlah dengan yang menyukai. Bayangkan saja, ratingnya tertinggi saat ini dan bertahan setiap harinya. Di youtube selalu masih tren youtube setiap episodenya, jumlah penonton setiap episodenya mencapai ratusan ribu penayangan, itu baru satu akun.

Selanjutnya sinetron yang jalan ceritanya mirip tersanjung, yang di export langsung dari india. Ratingnya juga tinggi dalam setiap episodenya, dan juga di youtube juga masih banyak yang menonton, terbukti ada puluhan ribu penayangan di salah satu akun youtube.

Jadi mengapa kita harus menyalahkan produsen pembuat film? Karena cerminan tontonan tv masa kini adalah cerminan diri kita sendiri. Termasuk saya. Hehe

  1. Stasiun TV

rating tvHiburan yang murah meriah dan sangat disukai orang indonesia adalah televisi.  Tidak bisa dipungkiri bahwa apa yang ada di televisi dijadikan hiburan untuk mengisi waktu luang, melepas kepenatan dan juga teman istirahat. Televisi menyajikan tontonan yang gratis bagi masyarakat kalangan bawah, meskipun chanelnya tidak sebanyak televisi berbayar. Stasiun tv nasional bisa ditonton di seluruh penjuru negeri, wajar jika stasiun tv merupakan bisnis sangat berkembang pesat. Penontonnya banyak otomatis iklan juga berdatangan, perusahaan juga untung. Sebenarnya ada juga media lain yang serupa dengan televisi adalah internet, namun karena geografis indonesia yang terdiri dari pulau, proses jangkauan akses internet juga lambat, atau mungkin sedikit demi sedikit dibangun jaringan internet. Selain letak geografis, internet juga berbayar. Untuk kalangan bawah mending dibelikan lauk pauk dari pada mengakses internet yang berbayar. Itulah mengapa, masyarakat indonesia masih menyukai TV sebagai tontonan dari pada internet.

Oleh karena itulah stasiun tv seharusnya juga memperhatikan kelayakan acara untuk dikonsumsi. Apapun yang disajikan pasti akan di tonton, memang itulah sattu-satunya  hiburan yang murah meriah.  Karena hiburan satu-satunya, mau tidak mau apapun acaranya juga akan di tonton oleh masyarakat. Jika harus memilih ke chanel yang lain, acaranya juga hampir sama. itu-itu saja.

siswa merokokKelayakan yang dimaksud adalah tontonan yang memberikan pembelajaran, ada hikmah yang bisa di ambil, bermanfaat serta menunjang pendidikan agar pemirsa atau penikmat acara televisi mendapatkan berbelajaran bermakna. Stasuin tv yang mencerdaskan bangsa akan menjadikan bangsa kita lebih maju karena acara tv tidak hanya untuk hiburan masyarakat yang murah namun juga memberikan ilmu yang bermanfaat.

Selayaknya sebagai orang tua, pembatasan terhadap tontonan bagi anak-anak sangatlah diperlukan. Tontonan akan berpengaruh besar terhadap perkembangan emosional anak. Mulai meninggalkan televisi dan memberikan perhatian lebih untuk anak. Berhenti menyalahkan regulasi dan sekolah karena keluarga juga berpengaruh kepada perkembangan anak-anak. tiga faktor yang harus diperhatikan dalam memperbaiki moral anak muda jaman sekarang, keluarga, sekolah dan lingkungan. Sebagai orang tua Mulailah mengalah untuk tidak menonton sinetron yang bisa merusak generasi muda. dan berikan kegiatan yang bermanfaat dan sesuai bakatnya.

Ini hanyalah tulisan santai, semoga bermanfaat namun jika kurang berkenan maaf yang bisa terucap.

Sumber: tulisansantai.com

Comments
To Top